mrfdn.com – Loom tersedia sebagai Static Site Generator (SSG).
Mirip dengan Hugo, namun fitur dan dokumentasinya masih kurang lengkap. Mungkin lebih sedikit orang yang menggunakannya.
Untuk itu kali ini saya ingin menuliskan apa yang saya ketahui setelah mencoba membuat beberapa halaman statis dengan Loom.
Loom hadir sebagai produk kreatif Deno#

Lume adalah generator situs yang hanya dapat dijalankan jika Anda telah menginstal Deno. Dengan kata lain, Lum berjalan di atas runtime Deno.
Cara menjalankan Lume#
- Pastikan Deno terinstal di sistem
- Buat folder baru, lalu jalankan perintah ini
deno run -A - Kemudian lakukan beberapa langkah pengaturan.
deno run -A
Welcome to Lume v2.2.2!
? What kind of setup do you want?
❯ Basic
Basic + plugins
Install a theme
- Jalankan Loom dengan perintah
deno task serve
Sangat sederhana, bukan?
Tugas Sekarang kita hanya perlu membuat halaman yang diperlukan.
Pada folder Lume Websites yang dibuat di atas, misalnya, buat halaman Markdown (.md). index.md.
Kemudian isi konten dengan apa saja yang berformat Markdown.
Contoh:
---
title: Welcome
---
# Heading 1
Welcome to my page
Namun bukan hanya file Markdown yang bisa dibaca Lume, file .jsx juga. Buka dokumentasinya.
Di sini saya hanya ingin menulis hal-hal yang mendesak.
Lume memiliki tata letak halaman yang berbeda#
Jika Anda pernah menggunakan Hugo, Anda pasti familiar dengan folder layouts di sana
Nah, Lume juga ada di sana.
Kita bisa dengan leluasa membuat layout untuk setiap halaman yang kita inginkan, lalu memanggilnya.
Misalnya kita ingin layout halaman 1 berbeda dengan halaman 2 dan seterusnya, kita bisa dengan mudah membuat custom layout halaman dengan CSS.
Tata letak ini mirip dengan mesin tampilan EJS di ExpressJS.
Untuk membuat layout di Loom, kita hanya perlu membuat folder dengan nama layouts di dalam folder _includes File dengan ekstensi .vto. Ini adalah file tata letak yang dapat digunakan secara default.
Misalnya:
cd ./_includes/layouts
touch layout1.vto
Kemudian edit file tersebut layout1.vto Menambahkan format HTML dasar:
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="utf-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title></title>
<link rel="stylesheet" href="/sass/style.css">
</head>
<body>
content
</body>
</html>
Anda dapat membuat tata letak yang berbeda dengan mesin tampilan seperti JSX, PUG, ETA, page.js, page.ts, dan lainnya.
title FrontMatter pertama akan merender judul yang ditetapkan dalam file Markdown, lalu content Penurunan harga akan merender konten/artikel pada halaman tersebut.
Mencoba SASS/SCSS di Lume#
Saya mencoba setting CSSnya dengan SCSS agar penulisan CSSnya lebih bagus. Prosedurnya cukup sederhana, cukup edit file dan instal SCSS _config.ts Di folder Loom situs Anda:
import lume from "lume/mod.ts";
import sass from "lume/plugins/sass.ts";
const site = lume();
site.use(sass());
export default site;
Kemudian buat folder file sass/ Di folder root situs Loom Anda.
Buat file di dalamnya style.scss Keinginan, maka pastikan untuk memanggil file tersebut layout1.vto termasuk file .css Hasil kompilasi css dari scss.
Menggunakan file statis di Lume#
File statis seperti file gambar, PDF, dll. dapat ditampilkan dengan Lume Static Site Generator. Caranya adalah dengan menyalin file tersebut ke situs kompilasi.
Tapi jangan khawatir, Anda tidak perlu melakukannya secara manual karena Lume akan melakukannya secara otomatis. Anda hanya perlu mengaturnya di file _config.ts:
import lume from "lume/mod.ts";
const site = lume();
site.copy([".jpg", ".png", ".webp"]);
site.copyRemainingFiles();
export default site;
Kemudian kemanapun Anda memanggil file tersebut, isi file statis tersebut akan ditampilkan di layar.
Halaman bersarang di Lume#
Jika situs Lume kita memiliki banyak halaman, kita harus membuat file halaman dalam satu folder.
Buat folder bernama pages Di root situs Loom Anda.
Kemudian isi dengan berbagai jenis file Markdown. Kemudian Lume akan merender setiap halaman, berapa pun jumlahnya.
Nantinya halaman tersebut akan dapat diakses
- contoh.com/pages/page-1
- contoh.com/pages/page-2
- contoh.com/pages/page-3
Kami tidak ingin pamer halaman Di tautan/url, buat file bernama _data.yml di dalam folder pages.
Kemudian isi file dengan ini:
basename: ""
Nanti URL-nya akan berubah menjadi seperti ini:
- contoh.com/halaman-1
- contoh.com/halaman-2
- contoh.com/halaman-3
bagus sekali
kesimpulan#
Lume dapat digunakan sebagai generator situs statis. Cukup bagi Anda yang ingin berkreasi membuat halaman HTML dengan tampilan dinamis.
Masih banyak yang bisa dieksplorasi. Silakan coba.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.