mrfdn.com – Teknologi dalam dunia web development saat ini semakin canggih. Tidak ada pengecualian untuk penggunaan dasar file HTML + CSS.
Seperti yang kita ketahui, file CSS merupakan file yang digunakan untuk mempercantik tampilan sebuah website. Dengan menulis file CSS kita dapat mengkustomisasi setiap elemen HTML sesuai keinginan.
Di situs ini saya telah membagikan beberapa tutorial tentang Hugo. Namun sepertinya kita belum sampai pada tutorial membuat template/tema Hugo.
Materinya masih dipersiapkan, entah kapan selesainya… hehe…
Namun pada postingan kali ini saya ingin menambahkan sesuatu yang menurut saya penting untuk disebutkan dalam pembelajaran saya tentang HTML+CSS.
Lalu apa hubungannya dengan Hugo?
Karena Hugo dibangun hanya dengan menulis logika (tema Hugo) lalu menyusunnya menjadi file HTML untuk menampilkan setiap halamannya.
Saya membuat tema Hugo, saya hanya menggunakan CSS bawaan yaitu Tachyons.io.
Tachyons CSS menyediakan beberapa kelas CSS yang dapat digunakan langsung dalam file HTML.
Tapi karena jumlahnya banyak, sebaiknya jangan digunakan. Jadi kita hapus saja CSS yang tidak perlu. Cara melakukannya adalah dengan menggunakan PurgeCSS.
Apa itu PurgeCSS?#
PurgeCSS adalah program yang bekerja sama dengan NodeJS untuk menghapus kelas CSS yang tidak diperlukan sehingga file CSS bisa lebih kecil.
Ini dapat dijalankan bersama dengan framework CSS terkenal seperti Bootstrap, Tailwind, Bulma, Tachyon dan lain-lain.
Disini saya menggunakan Tachyons.
Cara menginstal PurgeCSS#
Pastikan Anda telah menginstal NodeJS dan NPM di sistem Anda. Kemudian instal PurgeCSS dengan perintah berikut:
npm install postcss postcss-cli @fullhuman/postcss-purgecss
Periksa apakah purgecss sudah terinstal dengan perintah:
which purgecss
Cara menggunakan PurgeCSS#
Pada dasarnya, PurgeCSS dapat dijalankan hanya dengan satu baris perintah.
purgecss --css /path/to/file.css --content *.html --output /folder/result/
Jadi bisa dijalankan dengan file di atas Tempatkan file html dan css dalam satu folder Maka hasilnya adalah: File css baru yang ada di folder tersebut hasil
Ini adalah cara termudah.
Cara menggunakan PurgeCSS di Hugo#
Proyek website Hugo Anda dapat menerapkan PurgeCSS agar lebih minimalis.
Saya sudah mencoba cara yang dijelaskan di tutorial, namun sepertinya ada yang tidak berhasil sehingga harus dijelaskan di sini.
Terjadi kesalahan saat menjalankan perintah hugo server melalui terminal.

kesalahan validasi css
Setelah saya cari tahu, ternyata alasannya karena saya telah meletakkan file CSS tersebut di dalam sebuah folder /theme/static/css/ dalam tema
File style.css ini harus disimpan
assets/css/style.css. Tidak dalam tema.
Untuk mencapainya, edit dulu file konfigurasi Hugo Anda config.toml Tambahkan baris ini:
[build]
writeStats = true
Selanjutnya buat file konfigurasi postcss bernama postcss.config.js. Kemudian isi baris konfigurasi berikut:
const purgecss = require('@fullhuman/postcss-purgecss')(
content: ['./hugo_stats.json'],
defaultExtractor: content => []),
];
,
safelist: []
);
module.exports =
plugins: [
...(process.env.HUGO_ENVIRONMENT === 'production' ? [purgecss] : [])
]
;
Selanjutnya pastikan 2 file ini berada di root folder Hugo Anda:
- paket.json
- paket-lock.json
Jika tidak ada, mungkin ada di direktori /homeJika ya, potong untuk root, jika tidak, jalankan saja perintah instalasi purgecss di atas.
Kemudian buka folder tema dan temukan file tempat Anda membuat tag biasanya berada di antara /themes/namathemes/layouts/_defaults/baseof.htmlKemudian tambahkan baris berikut ke kepala:
resources.PostCSS
if hugo.IsProduction
minify
end
<link
rel="stylesheet"
href=" $css.RelPermalink "
integrity=" $css.Data.Integrity "
>
Coba jalankan perintahnya hugo server yang pertama
Jika tidak ada kesalahan, silakan lanjutkan perintahnya hugo Untuk membuat situs Anda.
Lihat foldernya public/css/ Ada file .css baru dengan nama acak. Ini adalah hasil dari PurgeCSS.
Ini adalah tutorial singkat tentang cara mengintegrasikan PurgeCSS ke website Hugo untuk mendapatkan ukuran file CSS yang lebih kecil dan mempercepat loading website.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.